Chairperson of Indonesia Fashion Chamber Highlights Fashion MSMEs in Jepara
Chairperson of Indonesia Fashion Chamber Highlights Fashion MSMEs in Jepara
In commemoration of Kartini Day, a number of prominent Indonesian women and national fashion activists conducted a historical pilgrimage tracing the footsteps of R.A. Kartini in Jepara Regency, Central Java.
The group included Lenny Agustin, National Chairperson of the Indonesia Fashion Chamber (IFC), who also serves as Chairperson of the Funky Kebaya Community and a lecturer at ISWI Fashion Academy. Also present was Ina Priyono, a member of the Central Java Provincial TP PKK, Central Java Chamber of Commerce and Industry (Kadin Jateng), Central Java Provincial Dekranasda, and curator of Bank Indonesia’s MSME program in Central Java.
The activity began with a visit to the placenta burial site (situs ari-ari) of R.A. Kartini in Jepara as a tribute to the hero of women’s emancipation. The group then proceeded to the Kartini Museum at the Jepara Regency Pendopo to gain a deeper understanding of R.A. Kartini’s life journey and struggles.
In addition to tracing historical footsteps, the delegation also reviewed local craft potential by visiting the showroom of the Regional National Craft Council (Dekranasda) Jepara. There, they directly observed the richness of Jepara’s signature wood carvings and woven products that form part of the region’s cultural heritage.
On this occasion, Lenny Agustin appreciated the role of Dekranasda Jepara in supporting MSME actors, particularly in the fashion and craft sectors.
“I am very pleased that Dekranasda has been able to develop local talents in the fashion field, from producing Jepara’s signature batik fabrics to creating attractive traditional garments,” she said.
She expressed hope that Dekranasda Jepara will continue to contribute to advancing the regional fashion industry.
“I hope Dekranasda can encourage the birth of a new quality generation in the fashion industry, and motivate artisans to become even more creative,” she added.
The series of historical pilgrimage activities concluded with a solemn visit to the grave of R.A. Kartini in Rembang Regency. The pilgrimage served as a form of respect and reflection on the great contributions of R.A. Kartini in fighting for equality and education for Indonesian women.
Through this activity, it is hoped that the spirit of R.A. Kartini’s struggle will be further strengthened, while also encouraging the development of the creative economy sector — especially in fashion and crafts based on local wisdom in Central Java.
Ketua Indonesia Fashion Chamber Soroti UMKM Fashion di Jepara
Dalam rangka memperingati Hari Kartini, sejumlah tokoh perempuan dan pegiat fashion nasional melakukan kunjungan napak tilas sejarah R.A. Kartini di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah.
Rombongan tersebut antara lain Ketua Indonesia Fashion Chamber (IFC) Nasional Lenny Agustin, yang juga Ketua Funky Kebaya Community dan dosen ISWI Fashion Academy, serta Ina Priyono, pengurus TP PKK Provinsi Jawa Tengah, Kadin Jateng, Dekranasda Provinsi Jawa Tengah, sekaligus kurator UMKM Bank Indonesia Jawa Tengah.
Kegiatan diawali dengan mengunjungi situs ari-ari R.A. Kartini di Jepara sebagai bentuk penghormatan terhadap pahlawan emansipasi perempuan tersebut. Selanjutnya, rombongan melanjutkan kunjungan ke Museum Kartini di Pendopo Kabupaten Jepara guna memperdalam pemahaman mengenai perjalanan hidup dan perjuangan R.A. Kartini.
Tak hanya menelusuri jejak sejarah, rombongan juga meninjau potensi kerajinan lokal dengan mengunjungi gerai Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Jepara. Di lokasi tersebut, mereka melihat langsung kekayaan seni ukir khas Jepara serta produk tenun yang menjadi bagian dari warisan budaya daerah.
Dalam kesempatan itu, Lenny Agustin mengapresiasi peran Dekranasda Jepara dalam mewadahi pelaku UMKM, khususnya di sektor fashion dan kerajinan.
“Saya sangat senang, Dekranasda mampu mengembangkan bakat-bakat lokal di bidang fashion, mulai dari produksi kain batik khas Jepara hingga menjadi busana tradisional yang menarik,” ujarnya.
Ia berharap Dekranasda Jepara terus berkontribusi dalam memajukan industri fashion daerah.
“Semoga Dekranasda dapat mendorong lahirnya generasi baru yang berkualitas di industri fashion, serta memacu para pengrajin agar semakin kreatif,” tambahnya.
Rangkaian kegiatan napak tilas ditutup dengan ziarah ke makam R.A. Kartini di Kabupaten Rembang. Ziarah berlangsung khidmat sebagai bentuk penghormatan sekaligus refleksi atas jasa besar R.A. Kartini dalam memperjuangkan kesetaraan dan pendidikan bagi perempuan Indonesia.
Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat perjuangan R.A. Kartini semakin menguat, sekaligus mendorong pengembangan sektor ekonomi kreatif, khususnya di bidang fashion dan kerajinan berbasis kearifan lokal di Jawa Tengah.

